Dundurn Castle di Hamilton, Ontario, Kanada, merupakan rumah bersejarah bergaya Italianate yang dibangun pada 1830-an untuk Sir Allan Napier MacNab. Kompleks ini berdiri di Burlington Heights, kawasan yang sebelumnya memiliki peran penting dalam pertahanan selama War of 1812.
Di atas kawasan Burlington Heights, Hamilton, Ontario, berdiri sebuah bangunan besar yang sejak abad ke-19 telah menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah Kanada. Bangunan itu dikenal sebagai Dundurn Castle.
Dari kejauhan, rumah besar ini memang terlihat seperti sebuah kastil. Namun Dundurn sebenarnya merupakan sebuah mansion atau vila megah bergaya Italianate yang dibangun pada dekade 1830-an. Rumah tersebut menjadi kediaman Sir Allan Napier MacNab, seorang pengacara, pengusaha, tokoh politik dan figur penting dalam perkembangan awal Hamilton.
Dundurn Castle bukan hanya cerita mengenai kemewahan keluarga kaya pada masa lalu.
Di balik dindingnya terdapat kisah mengenai pertumbuhan Hamilton, politik Kanada sebelum Konfederasi, perkembangan perkeretaapian, kehidupan kelas atas, tenaga kerja domestik, perdagangan, serta perubahan sosial yang terjadi sepanjang abad ke-19.
Lokasinya juga memiliki sejarah yang lebih tua daripada bangunan kastil itu sendiri. Burlington Heights pernah menjadi kawasan penting dalam pertahanan Inggris selama War of 1812. Karena itu, tanah yang sekarang menjadi bagian dari Dundurn Castle sesungguhnya menyimpan beberapa lapisan sejarah sekaligus.
Hari ini, Dundurn Castle menjadi situs sejarah dan museum yang memperlihatkan kembali kehidupan pertengahan abad ke-19. Pengunjung dapat melihat ruangan-ruangan yang telah dipulihkan, taman, area dapur bersejarah dan sejumlah bangunan pendukung yang masih menjadi bagian dari kompleks tersebut.
Untuk memahami Dundurn, perjalanan sejarahnya perlu dimulai jauh sebelum rumah megah itu dibangun.
Burlington Heights Sebelum Dundurn Castle
Sebelum Dundurn Castle berdiri, kawasan Burlington Heights sudah memiliki posisi penting.
Lokasinya berada di antara Hamilton Harbour dan kawasan Cootes Paradise. Dari ketinggian tersebut, seseorang dapat memperoleh pemandangan luas menuju kawasan teluk.
Posisi geografis itu membuat Burlington Heights memiliki nilai strategis.
Pada masa War of 1812, kawasan tersebut digunakan oleh militer Inggris sebagai pusat pertahanan, perlindungan dan logistik.
Konflik antara Amerika Serikat dan Inggris berlangsung pada 1812 hingga 1815 dan turut memengaruhi wilayah yang kemudian menjadi Kanada.
Burlington Heights menjadi salah satu titik pertahanan penting di kawasan tersebut.
Pasukan Inggris dan milisi menggunakan wilayah itu sebagai tempat berkumpul dan mempertahankan jalur menuju wilayah sekitar Hamilton dan Danau Ontario.
Sisa-sisa pekerjaan pertahanan dari periode tersebut kemudian menjadi bagian dari lanskap Dundurn.
Dengan demikian, ketika orang berdiri di halaman Dundurn Castle sekarang, mereka sebenarnya berada di tempat yang pernah mempunyai fungsi militer puluhan tahun sebelum rumah megah itu dibangun.
Richard Beasley dan Rumah Awal di Kawasan Dundurn
Sejarah kepemilikan tanah tersebut dapat ditelusuri hingga Richard Beasley, salah satu tokoh awal dalam sejarah kawasan Hamilton.
Pada sekitar 1800, Beasley membangun sebuah rumah bata dua lantai di kawasan tersebut.
Rumah tersebut kemudian menjadi bagian dari sejarah awal lahan Dundurn.
Pada dekade berikutnya, kepemilikan tanah mengalami perubahan.
Pada 1832, properti tersebut dibeli oleh John Solomon Cartwright dari Kingston.
Namun kepemilikannya tidak berlangsung lama.
Setahun kemudian, Cartwright menjual properti tersebut kepada Allan Napier MacNab.
Keputusan tersebut menjadi awal dari perubahan besar pada kawasan Burlington Heights.
MacNab tidak sekadar ingin memiliki rumah.
Ia mempunyai ambisi membangun sebuah kediaman yang mencerminkan status sosial, kekayaan dan pengaruhnya yang semakin besar.
Siapa Sir Allan Napier MacNab?
Nama Dundurn Castle tidak dapat dipisahkan dari Sir Allan Napier MacNab.
MacNab lahir pada 1798 dan kemudian menjadi salah satu tokoh penting dalam kehidupan politik dan ekonomi Upper Canada.
Ia menempuh pendidikan hukum dan membangun karier sebagai pengacara di Hamilton.
Pada masa ketika Hamilton masih berkembang sebagai pusat perdagangan, MacNab berhasil membangun jaringan bisnis dan politik yang luas.
Ia juga aktif dalam urusan pertanahan dan berbagai proyek ekonomi.
Kariernya tidak berhenti pada dunia hukum.
MacNab menjadi anggota legislatif dan kemudian menduduki sejumlah posisi penting dalam politik.
Pada 1854 hingga 1856, ia menjadi Premier of the Province of Canada bersama Sir Étienne-Paschal Taché dalam sistem pemerintahan gabungan pada masa itu.
Pengaruh MacNab juga berkaitan erat dengan perkembangan transportasi dan perkeretaapian.
Ia menjadi salah satu pendukung penting pembangunan jaringan kereta api yang kemudian berperan besar dalam pertumbuhan ekonomi Kanada.
Karena itu, Dundurn Castle dapat dilihat sebagai gambaran kehidupan seorang tokoh yang berada di persimpangan antara politik, bisnis, hukum dan perkembangan transportasi.
Gagasan Membangun Dundurn
Setelah memperoleh properti di Burlington Heights, MacNab mulai membangun rumah yang jauh lebih besar dibandingkan bangunan sebelumnya.
Pembangunan dimulai pada 1834.
Arsitek yang dikaitkan dengan desain utama Dundurn adalah Robert Wetherell.
Rumah tersebut dirancang dengan gaya yang pada masa itu dianggap modern dan bergengsi.
Hasilnya adalah sebuah kediaman besar dengan sekitar 40 ruangan.
Dundurn selesai pada 1835.
Ukuran dan kemewahannya membuat rumah tersebut menjadi salah satu kediaman paling mengesankan di Hamilton dan kawasan sekitarnya.
Bangunan ini bukan hanya tempat tinggal.
Dundurn menjadi pernyataan sosial.
Rumah besar seperti itu menunjukkan bahwa pemiliknya mempunyai kekayaan, jaringan sosial dan posisi yang memungkinkan untuk membangun kediaman dengan ukuran luar biasa.
Nama “Dundurn”
Nama Dundurn memiliki hubungan dengan Skotlandia dan keluarga MacNab.
Nama tersebut merujuk pada Dundurn House di Perthshire, Skotlandia, yang mempunyai hubungan dengan leluhur keluarga MacNab.
Penggunaan nama tersebut memperlihatkan bagaimana identitas keluarga dan latar belakang budaya turut dibawa ke Kanada.
Pada abad ke-19, banyak keluarga dari Kepulauan Britania membawa nama, tradisi dan gaya arsitektur dari tanah asal mereka.
Dundurn menjadi salah satu contohnya.
Namun bangunan yang berdiri di Hamilton tidak sekadar meniru rumah di Eropa.
Ia berkembang sesuai dengan kondisi Kanada dan lingkungan Burlington Heights.
Arsitektur Dundurn Castle
Dundurn Castle sering disebut sebagai bangunan bergaya Italianate, meskipun desainnya memperlihatkan perpaduan sejumlah pengaruh arsitektur.
Bangunan utama memiliki bentuk yang megah dengan proporsi luas dan detail dekoratif.
Pemandangan dari lokasi tersebut juga menjadi bagian penting dari desain.
Rumah tidak berdiri sendiri.
Ia ditempatkan dalam sebuah lanskap yang dirancang untuk menciptakan kesan keindahan dan kemegahan.
Konsep seperti ini dikenal sebagai gaya Picturesque.
Dalam pendekatan tersebut, rumah, taman, pepohonan, bukit, lembah dan pemandangan alam dipadukan sehingga menghasilkan komposisi visual yang menarik.
Dundurn menjadi salah satu contoh penting konsep tersebut dalam arsitektur Kanada abad ke-19.
Rumah Besar dengan Teknologi Modern
Kemewahan Dundurn bukan hanya terlihat dari ukurannya.
Rumah tersebut juga memiliki berbagai fasilitas yang tergolong modern untuk zamannya.
Pencahayaan gas menjadi salah satu fasilitas yang menunjukkan status dan kemajuan teknologi.
Sistem air mengalir juga tersedia.
Bagi masyarakat abad ke-19, fasilitas seperti itu merupakan kemajuan yang tidak dimiliki semua rumah.
Bahkan kamar mandi keluarga MacNab dilengkapi toilet dengan air mengalir.
Hal ini menunjukkan bahwa Dundurn tidak hanya dirancang sebagai rumah besar, tetapi juga sebagai kediaman dengan kenyamanan yang cukup maju pada masanya.
Kehidupan Keluarga MacNab
Di dalam Dundurn, kehidupan keluarga MacNab berlangsung dengan standar sosial yang tinggi.
Rumah yang sangat besar membutuhkan banyak orang untuk mengoperasikannya.
Ada ruang makan.
Ada ruang tamu.
Ada kamar tidur.
Ada dapur.
Ada ruang pelayanan.
Ada area untuk penyimpanan dan pekerjaan rumah tangga.
Semua bagian tersebut saling berkaitan.
Keluarga yang tinggal di bagian utama rumah dapat menjalani kehidupan sosial dan menerima tamu, sementara para pelayan bekerja di area lain untuk memastikan kegiatan sehari-hari berjalan.
Dundurn karena itu juga memberikan gambaran mengenai perbedaan kelas sosial pada abad ke-19.
Kehidupan “Upstairs” dan “Downstairs”
Salah satu cara menarik untuk memahami Dundurn adalah melihat perbedaan kehidupan antara penghuni utama rumah dan para pekerja domestik.
Di lantai atau bagian yang diperuntukkan bagi keluarga, suasananya lebih formal.
Tamu diterima di ruang-ruang tertentu.
Makanan disajikan dalam suasana yang teratur.
Kegiatan sosial berlangsung di ruang yang dirancang untuk menunjukkan kemewahan.
Namun di balik semua itu terdapat dunia lain.
Para pelayan bekerja sejak pagi untuk menyiapkan makanan, membersihkan rumah, merawat pakaian, mengatur kebutuhan keluarga dan memastikan acara berlangsung dengan baik.
Kehidupan mereka jauh lebih sibuk dibandingkan yang terlihat dari ruang utama.
Dundurn Castle modern berusaha memperlihatkan kedua sisi kehidupan tersebut.
Bukan hanya cerita keluarga kaya, tetapi juga cerita orang-orang yang membuat gaya hidup tersebut dapat berlangsung.
Dapur Menjadi Pusat Aktivitas
Dalam rumah besar abad ke-19, dapur mempunyai fungsi yang sangat penting.
Makanan untuk keluarga dan tamu tidak muncul begitu saja di meja makan.
Diperlukan banyak pekerjaan.
Bahan makanan harus disiapkan.
Roti harus dibuat.
Daging dan sayuran harus diolah.
Api harus dijaga.
Peralatan harus dibersihkan.
Makanan kemudian dibawa dari area dapur menuju ruang makan.
Dundurn memiliki dapur bersejarah yang membantu pengunjung membayangkan bagaimana pekerjaan tersebut berlangsung.
Dapur menjadi salah satu tempat terbaik untuk memahami kehidupan sehari-hari yang sering kali tidak terlihat dalam foto-foto keluarga bangsawan atau tokoh politik.
William Reid dan Taman Dundurn
Dundurn juga memiliki hubungan erat dengan William Reid, seorang tukang kebun yang bekerja untuk MacNab selama lebih dari dua puluh tahun.
Reid memiliki peran penting dalam membentuk lanskap perkebunan.
Taman bukan sekadar tempat menanam tanaman.
Pada sebuah estate besar, taman merupakan bagian dari identitas rumah.
Pemandangan yang tertata membuat properti terlihat semakin megah.
Dundurn memiliki kebun dan area pertanian yang menyediakan berbagai kebutuhan rumah.
Tradisi tersebut kini dilanjutkan melalui Historic Kitchen Garden.
Kebun tersebut menjadi salah satu bagian menarik dari pengalaman mengunjungi Dundurn karena memperlihatkan bagaimana kebutuhan dapur dan estetika taman dapat berjalan berdampingan.
Dundurn dan War of 1812
Walaupun Dundurn Castle baru dibangun setelah War of 1812, sejarah perang tersebut tetap melekat pada kawasan ini.
Burlington Heights digunakan militer Inggris antara 1813 dan 1815.
Benteng dan pekerjaan tanah yang dibangun selama periode tersebut meninggalkan jejak pada kawasan yang sekarang menjadi Dundurn Park.
Ketika MacNab membangun rumahnya, sebagian unsur dari lanskap pertahanan lama tetap menjadi bagian dari lingkungan estate.
Inilah salah satu alasan mengapa Dundurn memiliki nilai sejarah yang lebih luas.
Situs tersebut tidak hanya menceritakan kehidupan seorang keluarga pada abad ke-19.
Ia juga menghubungkan sejarah militer dengan sejarah sosial dan arsitektur.
Allan MacNab dan Pemberontakan 1837–1838
Karier politik MacNab juga tidak dapat dipisahkan dari gejolak politik Upper Canada.
Pada 1837–1838, terjadi pemberontakan yang dipimpin kelompok yang menentang struktur politik kolonial dan pemerintahan yang dianggap terlalu dikuasai kelompok elite.
MacNab berada di pihak pemerintah.
Ia memainkan peran dalam mobilisasi pasukan dan milisi untuk menghadapi pemberontakan.
Perannya kemudian menjadi salah satu alasan ia memperoleh gelar kebangsawanan pada 1838.
Peristiwa tersebut memperkuat reputasinya sebagai tokoh politik yang berpengaruh.
Dundurn yang baru selesai beberapa tahun sebelumnya kemudian menjadi kediaman seorang tokoh yang semakin penting dalam kehidupan politik Upper Canada.
Dundurn sebagai Panggung Politik
Pada pertengahan abad ke-19, rumah besar seperti Dundurn tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal.
Rumah tersebut juga dapat menjadi ruang sosial dan politik.
Tamu-tamu penting datang berkunjung.
Pertemuan berlangsung.
Acara makan malam menjadi kesempatan membangun hubungan.
Percakapan politik terjadi dalam suasana yang jauh lebih informal dibandingkan ruang legislatif.
Dundurn menjadi bagian dari dunia sosial elite Upper Canada.
Kehadiran tamu penting memperkuat posisi rumah tersebut sebagai pusat kehidupan sosial.
Penambahan Portico pada 1855
Dundurn mengalami perubahan setelah bangunan utama selesai.
Pada 1855, sebuah portico klasik ditambahkan ke bagian depan rumah.
Penambahan ini dilakukan ketika MacNab berada pada puncak karier politiknya.
Tahun tersebut juga berhubungan dengan persiapan pernikahan putrinya, Sophia.
Portico memberikan tampilan yang semakin monumental.
Elemen arsitektur tersebut juga memperlihatkan bagaimana pemilik rumah terus memperbarui bangunan agar sesuai dengan selera dan status sosial mereka.
Dundurn pada Masa Puncak MacNab
Sekitar pertengahan 1850-an merupakan salah satu periode paling penting dalam sejarah Dundurn.
MacNab berada di posisi politik tertinggi.
Ia pernah menjadi Premier.
Ia mempunyai pengaruh dalam dunia bisnis.
Ia memiliki hubungan dengan perkembangan perkeretaapian.
Dan di rumahnya yang megah, keluarga serta para pelayan menjalani kehidupan yang mencerminkan posisi tersebut.
Dundurn menjadi gambaran visual dari dunia Kanada sebelum Konfederasi.
Saat itu Kanada belum menjadi negara federal seperti sekarang.
Politik masih berlangsung dalam kerangka kolonial Inggris.
Namun perubahan ekonomi dan sosial sedang berlangsung dengan cepat.
Perkeretaapian dan MacNab
Salah satu sisi penting kehidupan MacNab adalah hubungannya dengan perkembangan kereta api.
Pada abad ke-19, pembangunan jalur kereta menjadi salah satu proyek ekonomi terbesar di Kanada.
Kereta api memungkinkan barang dan manusia bergerak lebih cepat.
Kota yang memiliki akses kereta memiliki peluang lebih besar untuk berkembang.
Hamilton sendiri kemudian menjadi pusat industri dan transportasi penting.
MacNab termasuk tokoh yang mendukung perkembangan sistem perkeretaapian.
Hubungan ini membuat Dundurn menjadi simbol dari era ketika politik dan pembangunan infrastruktur berjalan beriringan.
Dari Kediaman Pribadi Menjadi Bangunan Publik
Setelah kematian Sir Allan MacNab pada 1862, perjalanan Dundurn berubah.
Rumah tersebut tidak lagi menjadi pusat kehidupan keluarga MacNab seperti sebelumnya.
Properti kemudian berpindah tangan.
Pada salah satu periode, bangunan tersebut digunakan oleh institusi yang berkaitan dengan pendidikan bagi penyandang tunarungu.
Perubahan fungsi tersebut menunjukkan bahwa sebuah rumah besar dapat mengalami kehidupan kedua setelah pemilik awalnya pergi.
Dundurn tidak langsung menjadi museum.
Perjalanan menuju status tersebut berlangsung secara bertahap.
Dibeli oleh Kota Hamilton
Pada akhir abad ke-19, Dundurn akhirnya berpindah ke tangan pemerintah kota Hamilton.
Pembelian oleh kota membuka babak baru.
Rumah yang sebelumnya merupakan simbol kekayaan pribadi kemudian menjadi bagian dari aset publik.
Bagi Hamilton, mempertahankan Dundurn berarti mempertahankan salah satu bangunan paling penting dalam sejarah kota.
Pada saat itu, Hamilton sendiri sudah berkembang jauh dibandingkan ketika MacNab pertama kali membangun rumah tersebut.
Restorasi Dundurn
Memasuki abad ke-20, tantangan utama berubah.
Pertanyaannya bukan lagi siapa yang tinggal di Dundurn, melainkan bagaimana mempertahankan bangunan tersebut.
Bangunan tua membutuhkan perawatan.
Struktur, dekorasi, furnitur dan lanskap harus dirawat agar tidak kehilangan karakter historis.
Pada dekade 1960-an, dilakukan proyek restorasi besar untuk mempersiapkan Dundurn menjadi tempat yang dapat dikunjungi masyarakat.
Restorasi tersebut berusaha menghadirkan kembali suasana pertengahan abad ke-19.
Tujuannya bukan sekadar membuat bangunan terlihat indah.
Setiap ruangan harus membantu menjelaskan kehidupan masyarakat pada masa ketika MacNab berada di puncak pengaruhnya.
Dundurn sebagai Museum Sejarah
Setelah restorasi, Dundurn berkembang menjadi museum sejarah.
Pengunjung dapat melihat berbagai ruangan yang ditata sesuai kehidupan keluarga MacNab pada abad ke-19.
Ruang makan menampilkan sisi formal kehidupan keluarga.
Ruang tamu memperlihatkan tempat bersosialisasi.
Kamar tidur menggambarkan kehidupan pribadi.
Dapur menunjukkan pekerjaan para pelayan.
Dengan pendekatan tersebut, Dundurn tidak hanya menceritakan sejarah melalui teks.
Pengunjung dapat melihat dan membayangkan kehidupan masa lalu melalui ruang yang nyata.
Bangunan Pendukung di Kompleks Dundurn
Salah satu keistimewaan Dundurn bukan hanya rumah utamanya.
Kompleks ini mencakup berbagai bangunan pendukung.
Ada Battery Lodge atau gatehouse.
Ada kandang.
Ada dovecot.
Ada Cockpit.
Ada cottage untuk tukang kebun.
Bangunan-bangunan tersebut menunjukkan bahwa estate abad ke-19 merupakan sebuah sistem kecil yang memiliki banyak fungsi.
Rumah utama membutuhkan pasokan makanan.
Hewan perlu dirawat.
Taman harus dipelihara.
Barang perlu disimpan.
Para pekerja membutuhkan ruang untuk melakukan tugas mereka.
Karena itu, Dundurn sebaiknya dilihat sebagai sebuah estate, bukan hanya sebagai rumah besar.
The Cockpit
Salah satu bangunan yang cukup unik di kompleks Dundurn adalah Cockpit.
Bangunan ini berkaitan dengan kegiatan cockfighting, sebuah bentuk hiburan yang pernah dikenal di masyarakat Inggris pada masa lalu.
Keberadaannya mungkin terasa aneh bagi pengunjung modern.
Namun justru bagian tersebut memperlihatkan bahwa sejarah tidak selalu sesuai dengan nilai masyarakat sekarang.
Bangunan ini menjadi pengingat bahwa cara masyarakat masa lalu menghabiskan waktu dan menikmati hiburan berbeda dengan kehidupan modern.
Taman sebagai Bagian dari Cerita
Taman Dundurn juga memiliki nilai sejarah.
Lanskap dirancang untuk menghasilkan pemandangan yang indah sekaligus mendukung kebutuhan estate.
Perpaduan antara taman, pepohonan, bangunan dan kontur tanah menjadi bagian dari konsep Picturesque yang menjadi salah satu karakter utama Dundurn.
Pengunjung dapat melihat bagaimana arsitektur dan alam sengaja dipadukan.
Rumah ditempatkan di lokasi yang memberikan pemandangan luas.
Jalur berjalan dibuat untuk menciptakan perubahan perspektif.
Pepohonan dan taman memberikan kesan kedalaman.
Semua itu menunjukkan bahwa keindahan Dundurn bukan hanya berasal dari bangunan.
Dundurn dan Identitas Hamilton
Seiring perkembangan Hamilton menjadi kota industri besar, Dundurn tetap menjadi salah satu titik yang menghubungkan kota modern dengan masa lalunya.
Hamilton kemudian dikenal sebagai salah satu pusat industri penting Kanada.
Pabrik, pelabuhan, jalur kereta dan kawasan perkotaan berkembang pesat.
Di tengah perubahan tersebut, Dundurn tetap berada di atas Burlington Heights.
Bangunan itu menjadi semacam pengingat tentang masa sebelum kota berkembang menjadi pusat industri.
Karena itu, Dundurn mempunyai nilai penting dalam identitas sejarah Hamilton.
Pengakuan sebagai Situs Bersejarah Nasional
Pada 1984, Dundurn Castle ditetapkan sebagai National Historic Site of Canada.
Penetapan tersebut mencerminkan pentingnya kompleks tersebut dalam sejarah arsitektur dan perkembangan Kanada.
Dundurn dianggap sebagai salah satu contoh langka estate bergaya Picturesque yang masih memiliki tingkat keutuhan sangat tinggi.
Nilainya bukan hanya terletak pada rumah utama.
Lanskap, bangunan pendukung dan sisa-sisa unsur pertahanan juga menjadi bagian dari keseluruhan warisan.
Dengan status tersebut, Dundurn tidak lagi hanya menjadi aset sejarah Hamilton.
Ia menjadi bagian dari warisan nasional Kanada.
Mengapa Dundurn Begitu Penting?
Ada beberapa alasan yang membuat Dundurn menempati posisi khusus dalam sejarah Kanada.
Pertama, bangunan ini merupakan contoh penting arsitektur estate abad ke-19.
Kedua, Dundurn berhubungan langsung dengan Sir Allan MacNab, tokoh politik dan bisnis yang memainkan peran besar dalam sejarah Kanada sebelum Konfederasi.
Ketiga, lokasi tersebut memiliki hubungan dengan War of 1812.
Keempat, kompleks ini memperlihatkan kehidupan keluarga elite dan para pekerja domestik pada pertengahan abad ke-19.
Kelima, bangunan dan lanskapnya tetap relatif utuh dibandingkan banyak estate lain dari periode yang sama.
Membaca Sejarah dari Dapur
Salah satu hal menarik dari kunjungan ke Dundurn adalah kesempatan melihat sejarah dari sudut pandang yang lebih sederhana.
Sejarah sering kali ditulis berdasarkan tokoh besar.
MacNab adalah tokoh politik.
Ia dikenal sebagai pengacara dan pengusaha.
Namun sebuah rumah besar tidak dapat berfungsi hanya karena pemiliknya.
Ada pelayan yang membersihkan ruangan.
Ada juru masak yang menyiapkan makanan.
Ada tukang kebun yang merawat halaman.
Ada pekerja yang menjaga kandang dan fasilitas lainnya.
Tanpa mereka, gaya hidup mewah di Dundurn tidak mungkin berjalan.
Karena itu, kisah Dundurn juga merupakan kisah tentang tenaga kerja yang sering kali tidak terlihat dalam sejarah politik.
Dundurn dalam Kehidupan Modern
Saat ini, Dundurn Castle berada dalam pengelolaan City of Hamilton sebagai bagian dari Hamilton Civic Museums.
Bangunan tersebut digunakan untuk program sejarah, tur, pendidikan dan berbagai kegiatan publik.
Pengunjung dapat memasuki ruangan-ruangan bersejarah dan mempelajari kehidupan masyarakat pada pertengahan abad ke-19.
Pemandu atau staf dengan kostum periode membantu menghadirkan suasana masa lalu.
Pendekatan tersebut membuat sejarah terasa lebih dekat.
Alih-alih hanya membaca tahun dan nama tokoh, pengunjung dapat melihat bagaimana sebuah rumah sebenarnya digunakan.
Warisan yang Tetap Hidup
Dundurn Castle menunjukkan bahwa pelestarian sejarah tidak berarti membekukan sebuah bangunan.
Justru sebaliknya.
Bangunan lama harus terus digunakan agar masyarakat memiliki alasan untuk menjaganya.
Dundurn sekarang menjadi tempat pendidikan.
Anak-anak dapat belajar mengenai sejarah Kanada.
Wisatawan dapat memahami perkembangan Hamilton.
Peneliti dapat mempelajari arsitektur dan kehidupan sosial abad ke-19.
Masyarakat lokal dapat melihat kembali salah satu bagian penting dari identitas kota mereka.
Dengan cara tersebut, Dundurn tidak menjadi benda mati.
Ia terus hidup melalui orang-orang yang datang dan mempelajari sejarahnya.
Dundurn Castle dan Kanada Sebelum Konfederasi
Salah satu nilai terbesar Dundurn adalah kemampuannya menggambarkan Kanada sebelum 1867.
Saat MacNab membangun rumah ini, Kanada belum berbentuk negara seperti sekarang.
Upper Canada dan Lower Canada kemudian menjadi bagian dari Province of Canada.
Politik masih berada di bawah sistem kolonial Inggris.
Para tokoh politik seperti MacNab memainkan peran dalam menentukan arah pemerintahan.
Pada masa itulah berbagai gagasan mengenai pemerintahan, perdagangan, perkeretaapian dan hubungan antarwilayah berkembang.
Dundurn menjadi saksi dari periode tersebut.
Bangunannya seakan menyimpan potongan kehidupan dari masa sebelum lahirnya Dominion of Canada.
Dari Rumah Pribadi Menjadi Ruang Pendidikan
Perubahan fungsi Dundurn merupakan salah satu aspek paling menarik dari sejarahnya.
Pada awalnya, bangunan ini dibuat untuk satu keluarga.
Kemudian menjadi milik orang lain.
Pernah digunakan untuk kepentingan institusi.
Akhirnya menjadi properti publik dan museum.
Perjalanan tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah bangunan dapat memperoleh makna baru.
Dundurn tidak lagi hanya menjadi simbol kekayaan MacNab.
Kini, nilai utamanya justru terletak pada kemampuannya menceritakan sejarah kepada masyarakat luas.
Penutup
Sejarah Dundurn Castle merupakan bagian penting dari perjalanan Hamilton dan Kanada pada abad ke-19.
Dibangun pada 1834–1835 di Burlington Heights, rumah megah tersebut menjadi kediaman Sir Allan Napier MacNab, seorang pengacara, pengusaha, tokoh politik dan pendukung perkembangan perkeretaapian.
Namun sejarah Dundurn dimulai jauh sebelum rumah itu berdiri.
Kawasan Burlington Heights pernah menjadi bagian penting dari pertahanan Inggris selama War of 1812. Di atas lanskap yang memiliki sejarah militer tersebut kemudian berdiri sebuah estate yang menggambarkan kemewahan elite Kanada sebelum Konfederasi.
Dengan sekitar 40 ruangan, arsitektur yang megah, taman luas dan berbagai bangunan pendukung, Dundurn menjadi salah satu contoh penting kehidupan estate abad ke-19.
Di dalamnya terdapat cerita tentang keluarga MacNab, politik, bisnis, perkeretaapian, kehidupan sosial dan pekerjaan para pelayan.
Setelah MacNab meninggal pada 1862, bangunan tersebut mengalami beberapa perubahan fungsi hingga akhirnya menjadi milik Kota Hamilton.
Restorasi kemudian mengubah Dundurn menjadi museum yang memungkinkan masyarakat melihat kembali kehidupan pertengahan abad ke-19.
Kini, Dundurn Castle bukan sekadar rumah besar yang indah.
Ia merupakan kapsul waktu yang mempertemukan sejarah militer, politik, arsitektur, ekonomi dan kehidupan sehari-hari.
Berdiri di atas Burlington Heights, Dundurn mengingatkan bahwa sejarah Kanada tidak hanya dibangun di gedung pemerintahan atau medan perang.
Sejarah juga tumbuh dari rumah-rumah tempat para tokoh penting menjalani kehidupan, menerima tamu, mengambil keputusan, membangun jaringan dan membentuk masyarakat.
Dan di antara bangunan-bangunan bersejarah Kanada, Dundurn Castle tetap menjadi salah satu tempat yang paling menarik untuk melihat bagaimana kehidupan elite dan perubahan besar Kanada bertemu dalam satu lanskap.
Baca juga artikel ini: NOYA X 80 PROOF PIK 2: Superclub Baru di PIK 2 dengan Standar Hiburan Kelas Dunia