1. Mengungkap Sejarah Parkwood National Historic Site dan Taman Bersejarahnya
Di Kota Oshawa, Ontario, Kanada, berdiri sebuah kawasan bersejarah yang memperlihatkan bagaimana kekayaan industri, arsitektur, seni, dan kehidupan keluarga elite pernah menyatu dalam satu kompleks hunian megah. Tempat tersebut dikenal sebagai Parkwood National Historic Site, kediaman keluarga Robert Samuel McLaughlin, salah satu tokoh penting dalam perkembangan industri otomotif Kanada.
Parkwood bukan sekadar rumah besar dengan halaman luas. Di balik bangunannya yang megah tersimpan kisah tentang perubahan ekonomi, perkembangan industri kendaraan bermotor, kehidupan sosial kalangan atas, serta kecintaan terhadap seni dan lanskap taman pada awal abad ke-20.
Kompleks ini dibangun ketika Oshawa sedang mengalami perkembangan industri yang pesat. Pada masa tersebut, usaha pembuatan kendaraan berkembang dari industri kereta kuda menuju produksi mobil modern. Perubahan itu ikut mengangkat keluarga McLaughlin menjadi salah satu keluarga bisnis paling berpengaruh di Kanada.
Kini, Parkwood dikenal sebagai situs bersejarah nasional yang mempertahankan mansion, koleksi furnitur, karya seni, bangunan pendukung, dan taman yang dirancang secara khusus. Kawasan tersebut memberikan gambaran tentang kehidupan keluarga kaya Kanada pada masa ketika industri otomotif mulai membentuk wajah ekonomi negara.
Awal Mula Parkwood dan Keluarga McLaughlin
Sejarah Parkwood tidak dapat dipisahkan dari perjalanan hidup Robert Samuel McLaughlin, yang dikenal dengan nama R. S. McLaughlin atau Colonel Sam.
Ia lahir pada 8 September 1871 di Enniskillen, Ontario. Ayahnya, Robert McLaughlin Sr., merupakan pengusaha yang merintis bisnis pembuatan kendaraan di Kanada. Usaha keluarga tersebut berawal dari produksi barang sederhana, kemudian berkembang menjadi pembuatan kereta kuda dan kendaraan yang digunakan masyarakat pada akhir abad ke-19.
Pada 1876, usaha keluarga McLaughlin dipindahkan ke Oshawa. Keputusan tersebut menjadi salah satu bagian penting dari perkembangan industri lokal karena permintaan terhadap kendaraan terus meningkat.
Robert Samuel McLaughlin kemudian mengikuti jejak ayahnya. Ia mempelajari proses pembuatan kendaraan, mengembangkan keterampilan desain, dan terlibat langsung dalam bisnis keluarga.
Pada masa itu, kereta kuda masih menjadi alat transportasi utama bagi banyak masyarakat. Namun, kemajuan teknologi perlahan membuka peluang baru bagi kendaraan bermotor.
Perubahan tersebut menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi keluarga McLaughlin. Pengalaman panjang mereka dalam pembuatan kendaraan memberikan modal penting untuk memasuki industri otomotif yang sedang berkembang.
Dari Pabrik Kereta Kuda Menuju Industri Mobil
Sebelum dikenal sebagai tokoh otomotif, keluarga McLaughlin membangun reputasi melalui produksi kereta kuda.
Usaha yang berkembang sejak abad ke-19 itu berhasil menjadi salah satu produsen kendaraan berkuda terkemuka. Keberhasilan tersebut tidak datang secara tiba-tiba, melainkan melalui pengembangan keterampilan, peningkatan produksi, dan kemampuan membaca kebutuhan pasar.
Ketika mobil mulai mendapatkan perhatian pada awal abad ke-20, industri kendaraan menghadapi perubahan besar. Mesin menggantikan tenaga kuda, sementara pabrik harus menyesuaikan proses produksi dengan teknologi baru.
Robert Samuel McLaughlin melihat peluang dari perkembangan tersebut. Pada 1907, ia mendirikan McLaughlin Motor Car Company bersama keluarganya.
Perusahaan tersebut kemudian menjalin kerja sama dengan Buick untuk memproduksi mobil di Kanada. Perkembangan bisnis ini menjadi bagian penting dari perjalanan industri otomotif keluarga McLaughlin.
Pada 1918, McLaughlin Motor Car Company bergabung dengan General Motors. Robert Samuel McLaughlin kemudian memainkan peran penting dalam perkembangan General Motors of Canada dan dikenal sebagai pemimpin industri otomotif Kanada.
Kemajuan bisnis itulah yang membantu membentuk latar belakang sosial dan ekonomi pembangunan Parkwood.
Parkwood Mulai Dibangun pada 1915
Pada awal 1915, Robert Samuel McLaughlin dan istrinya, Adelaide Louise Mowbray McLaughlin, membeli lahan bekas Prospect Park di Oshawa untuk membangun kediaman keluarga mereka.
Pembangunan Parkwood berlangsung pada 1915 hingga 1917, dengan rumah utama selesai pada 1917.
Kediaman tersebut dirancang untuk menjadi rumah keluarga sekaligus mencerminkan kedudukan sosial dan keberhasilan bisnis McLaughlin.
Parkwood dirancang oleh firma arsitektur Darling and Pearson, yang dikenal luas melalui berbagai proyek bangunan penting di Kanada. Frank Darling dan John Pearson mengembangkan rancangan mansion dengan pengaruh gaya Beaux-Arts yang populer pada masa itu.
Gaya tersebut menekankan keseimbangan, simetri, skala bangunan yang monumental, serta penggunaan elemen klasik untuk menciptakan kesan megah dan teratur.
Parkwood juga memadukan sejumlah unsur arsitektur lain, termasuk pengaruh Georgian Revival dan Mediterania. Hasilnya adalah rumah besar yang tampak formal dari luar, tetapi dirancang untuk menunjang kehidupan keluarga dan berbagai kegiatan sosial.
Pembangunannya memperlihatkan bahwa Parkwood bukan proyek hunian biasa. Mansion tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemilik, arsitek, pengrajin, seniman, dan perancang lanskap.
Mansion dengan 55 Ruangan
Salah satu daya tarik utama Parkwood adalah rumah utamanya yang memiliki 55 ruangan.
Bangunan ini berdiri setinggi dua setengah lantai dan dibangun menggunakan material permanen. Luas interiornya mencapai sekitar 15.000 kaki persegi, menjadikannya kediaman yang sangat besar untuk ukuran rumah pribadi pada masa tersebut.
Setiap bagian bangunan dirancang dengan perhatian terhadap fungsi dan penampilan.
Ruang keluarga, ruang makan, kamar tidur, area penerimaan tamu, dan ruang pendukung menunjukkan bagaimana rumah besar digunakan untuk kehidupan pribadi sekaligus kegiatan sosial.
Interior Parkwood dihiasi dengan furnitur, karya seni, ornamen dekoratif, serta detail arsitektur yang mencerminkan selera keluarga McLaughlin.
Sebagian besar koleksi tersebut tetap berada di tempatnya setelah kediaman beralih fungsi menjadi museum. Keberadaan benda-benda asli membuat pengunjung dapat melihat hubungan antara arsitektur, dekorasi, dan kehidupan sehari-hari penghuninya.
Parkwood menjadi semakin istimewa karena tidak hanya mempertahankan bentuk bangunan, tetapi juga banyak unsur yang membantu menjelaskan bagaimana rumah tersebut digunakan.
Adelaide McLaughlin dan Peran Penting Taman
Kisah Parkwood tidak hanya berkaitan dengan Robert Samuel McLaughlin. Istrinya, Adelaide Louise Mowbray McLaughlin, juga mempunyai peran penting dalam perkembangan kawasan tersebut.
Adelaide memiliki ketertarikan besar terhadap hortikultura dan desain taman. Minatnya mendorong pengembangan halaman Parkwood menjadi lanskap yang terencana dengan berbagai karakter berbeda.
Taman-taman di kawasan tersebut tidak dibuat sekaligus. Pengembangannya berlangsung secara bertahap selama bertahun-tahun dan melibatkan sejumlah perancang lanskap terkemuka.
Pada tahap awal, William E. Harries dan Alfred V. Hall berperan dalam penataan lahan. Pada 1920-an, pasangan arsitek lanskap Howard Burlingham Dunnington-Grubb dan Lorrie Alfreda Dunnington-Grubb membantu memperluas dan memperkaya desain taman.
Perkembangan berikutnya melibatkan arsitek John Lyle, yang merancang taman formal dengan pendekatan Art Deco pada 1935–1936.
Kolaborasi tersebut menjadikan Parkwood sebagai salah satu contoh penting desain taman dan lanskap bersejarah di Kanada.
Taman yang Memiliki Karakter Berbeda
Taman Parkwood bukan sekadar hamparan rumput di sekitar mansion. Kawasan ini dibagi menjadi sejumlah ruang luar yang memiliki bentuk, fungsi, dan suasana berbeda.
Jalur pejalan kaki, pagar tanaman, teras, pergola, patung, kolam, dan hamparan bunga membentuk rangkaian pemandangan yang saling terhubung.
Beberapa area dibuat formal dengan garis dan susunan tanaman yang teratur. Area lain dirancang lebih alami, menghadirkan suasana teduh dengan pepohonan dan jalur yang mengundang pengunjung untuk menjelajah.
Pendekatan ini membuat taman terasa seperti rangkaian ruang terbuka, bukan satu halaman besar yang seragam.
Pengunjung dapat menemukan taman Italia, Sunken Garden, Sundial Garden, taman mawar, dan sejumlah area lain yang memperlihatkan perubahan gaya desain sepanjang sejarah Parkwood.
Perbedaan karakter tersebut mencerminkan perkembangan selera desain lanskap pada awal abad ke-20.
Taman Formal Bergaya Art Deco
Salah satu bagian yang paling menonjol adalah taman formal yang dirancang oleh John Lyle pada 1935–1936.
Taman tersebut memperlihatkan pengaruh Art Deco melalui penggunaan bentuk geometris, susunan yang simetris, kolam refleksi, air mancur, dan elemen dekoratif yang dirancang secara terpadu.
Kolam dan jalur taman membentuk komposisi yang menonjolkan keseimbangan antara air, tanaman, arsitektur, dan ruang terbuka.
Paviliun serta ornamen taman menambah karakter artistik kawasan tersebut.
Desainnya berbeda dari taman yang hanya mengandalkan keindahan bunga. Di sini, lanskap diperlakukan sebagai karya seni yang direncanakan secara menyeluruh.
Keteraturan bentuk dan hubungan visual antara rumah dengan taman membuat area ini menjadi salah satu bagian paling khas dari Parkwood.
Greenhouse dan Kehidupan di Balik Taman
Pengelolaan taman sebesar Parkwood membutuhkan tenaga kerja dan fasilitas pendukung yang tidak sedikit.
Keluarga McLaughlin memiliki sejumlah rumah kaca untuk membantu pemeliharaan tanaman. Pada masa kejayaannya, pengelolaan hortikultura di kawasan ini melibatkan staf taman dalam jumlah besar.
Rumah kaca memungkinkan tanaman dirawat dalam kondisi yang lebih terkendali, terutama ketika cuaca Ontario berubah mengikuti musim.
Fasilitas tersebut juga membantu menyediakan tanaman dan bunga untuk memperindah taman serta bagian dalam kediaman.
Keberadaan greenhouse memperlihatkan bahwa taman Parkwood bukan sekadar hobi yang dilakukan sesekali. Perawatannya merupakan bagian dari pengelolaan sebuah kawasan hunian yang dirancang secara profesional.
Seni dan Patung di Kawasan Parkwood
Seni menjadi bagian penting dari identitas Parkwood.
Selain furnitur dan dekorasi interior, kawasan ini memiliki karya seni yang ditempatkan di dalam rumah maupun di area taman.
Dua pematung Kanada yang terlibat dalam sejarah desain Parkwood adalah Frances Loring dan Florence Wyle.
Karya mereka membantu memperkaya hubungan antara seni patung dan lanskap.
Patung yang ditempatkan di taman bukan hanya menjadi hiasan. Posisi, ukuran, dan hubungan visualnya dengan jalur atau tanaman ikut membentuk pengalaman pengunjung ketika menjelajahi kawasan tersebut.
Di dalam rumah, koleksi seni dan benda dekoratif juga menunjukkan selera keluarga McLaughlin serta keterkaitan mereka dengan perkembangan budaya pada zamannya.
Parkwood dengan demikian menjadi contoh bagaimana seni, arsitektur, dan lanskap dapat dipadukan dalam satu lingkungan yang utuh.
Kehidupan Sosial Keluarga McLaughlin
Sebagai salah satu keluarga terkemuka di Kanada, keluarga McLaughlin memiliki hubungan dengan kalangan bisnis dan sosial pada masanya.
Parkwood menjadi tempat berlangsungnya berbagai pertemuan dan kegiatan keluarga. Ukuran rumah serta penataan ruangnya memungkinkan penghuni menerima tamu dan menyelenggarakan acara dengan suasana formal.
Mansion tersebut mencerminkan kehidupan kalangan elite Kanada pada masa ketika perkembangan industri menciptakan kelompok pengusaha dengan pengaruh ekonomi yang besar.
Namun, rumah ini juga tetap menjadi kediaman keluarga. Di balik ruang-ruang representatifnya terdapat kehidupan pribadi, rutinitas keluarga, dan kegiatan sehari-hari yang menjadi bagian dari sejarah rumah tersebut.
Karena itu, Parkwood memiliki nilai sejarah yang berbeda dari gedung perusahaan atau bangunan pemerintahan. Tempat ini memperlihatkan bagaimana keberhasilan industri diterjemahkan menjadi lingkungan hidup, selera artistik, dan kehidupan sosial.
Parkwood dan Perkembangan Oshawa
Keberadaan Parkwood juga berkaitan erat dengan perkembangan Kota Oshawa.
Pada awal abad ke-20, industri kendaraan bermotor membantu mengubah perekonomian kota tersebut. Pabrik, tenaga kerja, jaringan pemasok, dan aktivitas perdagangan berkembang seiring meningkatnya produksi kendaraan.
McLaughlin menjadi salah satu tokoh penting dalam perubahan tersebut.
Keberhasilan bisnisnya ikut memperkuat posisi Oshawa sebagai pusat industri otomotif di Kanada.
Parkwood menjadi salah satu bukti fisik dari masa ketika perkembangan industri membentuk kehidupan kota. Di satu sisi terdapat pabrik dan aktivitas produksi, sementara di sisi lain terdapat kediaman yang mencerminkan keberhasilan pemilik usaha.
Keduanya merupakan bagian dari cerita ekonomi yang sama.
Dengan mempelajari Parkwood, pengunjung dapat melihat bagaimana perkembangan industri bukan hanya mengubah teknologi dan lapangan kerja, tetapi juga meninggalkan jejak dalam arsitektur, seni, dan lanskap.
Perubahan Parkwood pada Masa 1930-an
Parkwood terus mengalami perubahan setelah rumah utamanya selesai dibangun.
Pada dekade 1930-an, sejumlah bagian kawasan dikembangkan dan disempurnakan. Taman formal yang dirancang John Lyle menjadi salah satu contoh penting perubahan tersebut.
Penataan taman dan penambahan elemen dekoratif menunjukkan bahwa keluarga McLaughlin tetap menaruh perhatian besar terhadap penampilan kawasan.
Meskipun kondisi ekonomi dunia pada masa itu mengalami tekanan akibat Depresi Besar, Parkwood tetap menyimpan jejak dari periode ketika keluarga tersebut mempunyai sumber daya untuk melibatkan tenaga ahli dalam pengembangan properti.
Perubahan yang berlangsung selama puluhan tahun menjadikan Parkwood lebih dari sekadar bangunan yang selesai dalam satu periode. Kompleks ini merupakan hasil perkembangan bertahap yang mencerminkan selera dan kebutuhan penghuninya.
Warisan yang Bertahan Setelah Era Kejayaan
Salah satu keistimewaan Parkwood adalah banyaknya unsur asli yang masih dapat ditemukan di kawasan tersebut.
Rumah utama, koleksi furnitur, karya seni, serta taman tetap menjadi bagian penting dari nilai sejarahnya.
Hal ini memungkinkan pengunjung mempelajari sebuah kediaman bersejarah melalui hubungan antara bangunan dan benda-benda yang berada di dalamnya.
Banyak situs bersejarah harus mengumpulkan kembali furnitur atau benda dekoratif untuk menggambarkan kehidupan pada masa lampau. Parkwood memiliki keunggulan karena banyak benda keluarga masih tersimpan di dalam rumah ketika kawasan tersebut beralih fungsi.
Keutuhan tersebut membuat pengalaman kunjungan terasa berbeda. Pengunjung dapat melihat bagaimana benda, ruangan, dan arsitektur saling melengkapi.
Parkwood bukan hanya mempertahankan cangkang bangunan, melainkan juga sebagian besar karakter interior yang membentuk identitasnya.
Penetapan sebagai National Historic Site pada 1989
Nilai sejarah Parkwood mendapat pengakuan resmi ketika kawasan ini ditetapkan sebagai National Historic Site of Canada pada 24 Februari 1989.
Penetapan tersebut didasarkan pada arti penting mansion, koleksi interior, taman, dan keterlibatan sejumlah arsitek serta perancang lanskap terkemuka dalam pembentukannya.
Parkwood dinilai sebagai salah satu contoh terbaik yang masih bertahan dari kawasan hunian megah Kanada pada periode antarkedua perang dunia.
Kondisinya yang relatif utuh membuatnya mampu memperlihatkan hubungan antara arsitektur, dekorasi, desain taman, dan kehidupan keluarga elite.
Pengakuan nasional tersebut juga memperkuat pentingnya konservasi agar unsur-unsur bersejarah tidak hilang akibat usia dan perubahan lingkungan.
Sejak itu, pelestarian Parkwood menjadi bagian penting dari upaya menjaga warisan budaya Kanada.
Dari Kediaman Pribadi Menjadi Museum
Setelah berfungsi sebagai rumah keluarga selama puluhan tahun, Parkwood mengalami perubahan peran.
Robert Samuel McLaughlin meninggal pada 1972 setelah mencapai usia 100 tahun. Setelah masa kehidupan keluarga berakhir, kawasan ini kemudian berkembang menjadi situs warisan dan museum yang dibuka untuk kepentingan pendidikan serta kunjungan masyarakat.
Peralihan tersebut mengubah cara orang mengenal Parkwood.
Dahulu, mansion merupakan ruang pribadi yang hanya dapat dimasuki keluarga dan tamu mereka. Kini, bangunan dan taman menjadi tempat masyarakat mempelajari sejarah industri, arsitektur, desain lanskap, serta kehidupan sosial Kanada pada awal abad ke-20.
Perubahan fungsi itu juga menghadirkan tanggung jawab baru. Bangunan bersejarah membutuhkan perawatan yang cermat, sementara koleksi seni dan furnitur harus dilindungi dari kerusakan.
Parkwood kemudian berkembang sebagai tempat yang menggabungkan pelestarian warisan dengan kegiatan pendidikan dan pariwisata.
Tantangan Melestarikan Mansion Berusia Lebih dari Satu Abad
Merawat rumah bersejarah dengan 55 ruangan bukan pekerjaan sederhana.
Usia bangunan membawa tantangan tersendiri. Material dapat mengalami keausan, sistem mekanis lama memerlukan perhatian, dan benda-benda interior membutuhkan kondisi penyimpanan yang tepat.
Taman juga memiliki kebutuhan perawatan berbeda dari bangunan.
Pepohonan tumbuh, tanaman berubah mengikuti musim, dan elemen lanskap dapat mengalami kerusakan akibat cuaca. Air mancur, kolam, pagar, patung, serta jalur taman harus dipelihara agar tetap sesuai dengan karakter historisnya.
Karena itu, konservasi Parkwood memerlukan pendekatan yang menyeluruh.
Tujuannya bukan membuat mansion terlihat seperti bangunan baru, melainkan mempertahankan sebanyak mungkin unsur bersejarah tanpa mengabaikan kebutuhan perawatan.
Upaya tersebut memungkinkan generasi berikutnya memahami bagaimana sebuah kawasan hunian besar dirancang dan digunakan lebih dari satu abad lalu.
Parkwood sebagai Destinasi Wisata Sejarah di Ontario
Bagi wisatawan yang mengunjungi Ontario, Parkwood menawarkan pengalaman yang berbeda dari museum dengan koleksi yang dipajang di dalam ruangan saja.
Pengunjung dapat melihat arsitektur mansion, memperhatikan detail dekorasi, menjelajahi taman, dan mempelajari perkembangan keluarga McLaughlin.
Setiap bagian kawasan menghadirkan cerita yang berbeda.
Rumah utama menggambarkan kehidupan keluarga dan perkembangan arsitektur. Taman menunjukkan perubahan desain lanskap. Koleksi seni memperlihatkan selera budaya. Sementara sejarah McLaughlin menghubungkan seluruh kawasan dengan perkembangan industri otomotif Kanada.
Kombinasi tersebut membuat Parkwood menarik bagi penggemar sejarah, arsitektur, taman, fotografi, maupun wisata budaya.
Tempat ini juga membantu pengunjung memahami bahwa sejarah industri tidak hanya tersimpan dalam pabrik dan kendaraan, tetapi juga dalam kehidupan manusia yang membentuknya.
Hubungan Parkwood dengan Sejarah Otomotif Kanada
Bagi penggemar otomotif, Parkwood mempunyai nilai khusus karena berkaitan dengan perjalanan Robert Samuel McLaughlin dan perkembangan General Motors of Canada.
Sejarah kendaraan bermotor di Kanada tidak hanya dibentuk oleh teknologi mesin, tetapi juga oleh pengusaha, pekerja, pabrik, jaringan pemasok, dan perubahan kebutuhan transportasi.
Perjalanan keluarga McLaughlin dari pembuatan kereta kuda menuju bisnis mobil menggambarkan perubahan besar yang terjadi pada awal abad ke-20.
Parkwood menjadi saksi dari masa tersebut.
Mansion ini tidak dirancang sebagai museum otomotif, tetapi latar belakang pemiliknya menjadikan kawasan tersebut bagian penting dari cerita industri kendaraan Kanada.
Di sini, sejarah otomotif dapat dipahami melalui sudut pandang yang lebih luas, yakni hubungan antara keberhasilan bisnis, kehidupan keluarga, dan perubahan sosial.
Mengapa Parkwood Penting bagi Generasi Sekarang?
Parkwood menunjukkan bahwa warisan sejarah dapat memiliki banyak bentuk.
Sebuah pabrik mungkin menceritakan perkembangan produksi. Sebuah kendaraan dapat memperlihatkan perubahan teknologi. Sementara sebuah rumah besar seperti Parkwood membantu menjelaskan bagaimana perkembangan industri memengaruhi kehidupan pribadi dan budaya.
Kawasan ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang bernilai tinggi. Arsitek, perancang taman, pematung, pengrajin, dan tenaga perawatan memberikan kontribusi terhadap bentuk Parkwood yang dikenal sekarang.
Tanpa kerja banyak pihak, mansion tersebut tidak akan memiliki karakter yang sama.
Pelestarian Parkwood menjadi pengingat bahwa warisan budaya bukan hanya tentang bangunan tua. Nilainya juga terletak pada keterampilan, gagasan desain, dan cerita manusia yang terkandung di dalamnya.
Penutup
Parkwood National Historic Site merupakan salah satu warisan arsitektur dan sejarah sosial yang penting di Oshawa, Ontario, Kanada.
Dibangun antara 1915 dan 1917 sebagai kediaman Robert Samuel McLaughlin dan keluarganya, mansion ini mencerminkan keberhasilan seorang tokoh industri yang ikut membentuk perkembangan otomotif Kanada.
Dengan 55 ruangan, koleksi interior bersejarah, serta taman yang dikembangkan oleh sejumlah perancang ternama, Parkwood menjadi contoh langka dari kawasan hunian elite yang masih mempertahankan banyak unsur aslinya.
Perjalanan tempat ini juga memperlihatkan hubungan erat antara industri, kekayaan, seni, arsitektur, dan kehidupan sosial pada awal abad ke-20.
Setelah ditetapkan sebagai National Historic Site pada 1989, Parkwood terus dipertahankan sebagai ruang pendidikan dan pelestarian warisan budaya.
Kini, pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati mansion yang megah atau taman yang indah. Mereka juga dapat memahami bagaimana perubahan industri otomotif membantu membentuk sebuah kota dan kehidupan keluarga yang berada di baliknya.
Parkwood bukan hanya rumah bersejarah milik seorang pengusaha otomotif. Tempat ini adalah potret sebuah zaman ketika industri, seni, dan arsitektur berpadu membentuk warisan yang masih dapat dinikmati hingga sekarang.
Baca juga artikel ini: NOYA X 80 PROOF PIK 2: Superclub Baru di PIK 2 dengan Standar Hiburan Kelas Dunia